Sabtu, 02 Maret 2019

Panji Merah Maron

 Tugas Berfikir dan Menulis Ilmiah

Mahasiswa merupakan tingkatan pelajar diatas siswa. Mahasiswa adalah pemuda yang di percaya memiliki kemampuan berfikir dan nalar kritis dalam menganalisa sebuah permasalah, selain itu mahasiswa juga di percaya memiliki karakter idealisme dan energik, sehingga stigma masyarakat umum tentang mahasiswa sebagai agen perubahan yakni mampu memberikan kritik saran yang bersifat solutif dan mencerahkan adalah harapan besar yang diemban oleh gelar mahasiswa.
Mahasiswa juga dipercaya memilik posisi strategis dan efektif dalam menyuarakan aspirasi dan ketidakadilan yang disebabkan rezim yang sewenang-wenang (Abuse of power). Kedudukan strategis ini yang menjadikan mahasiswa berbeda dengan pemuda atau pelajar lainnya. Mahasiswa diidentikkan kaum yang senantiasa berpihak kepada masyarakat, menyuarakan keadilan dan mengkritisi kebijakan-kebijakan penguasa yang tidak pro rakyat.
Mahasiswa merupakan kaum intelektual yang mempunyai eksistensi di Negara Indonesia ini, bahkan mahasiswa mempunyai peran strategis dan berperan aktif dalam kemerdekaan Negara Indonesia. Mahasiswa yang dapat juga disebut dengan kasta sosial intelektual juga mempunyai peran penting di masyarakat. Aktifitas mahasiswa yang katanya "sibuk dan luas jaringannya" kian memperkokoh ruang gerak mahasisiwa semakin luas yang kemudian dikenal juga motor penggerak utama dalam perubahan social dann dunia perpolitikan di Negara Indonesia ini. Mereka inilah yang disebut dengan civitas akaddemika, disebut para "aktivis".
Mahasiswa yang melibatkan dirinya pada urusan demikian sering disebut aktivis mahasiswa atau aktivis. Aktivis menurut  KBBI merupakan orang (terutama anggota organisasi pollotik, sosial, buruh, petani, pemuda, mahasiswa, wanita) yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dalam organisasinya. Fenomena saat ini bnyak bermunculan mahasiswa-mahasiswa yang dengan bangga disebut dengan aktivis, padahal tidak ada peran aktif atas perkumpulan yang diikutinya.
Manakala kita tidak aktif dalam organisasi, manakala aktif namun tidak tepat dengan jalan dan tujuan organisasi, manakala aktif namun tidak sejalan dengan cita-cita bangsa. Manakala aktif namun tidak memihak pada kepentingan sosial (masyarakat secara umum). Manakal hanya numpang pada nama besar pendahulu dan organisasi. Aktivis yang demikian lebih pantas disebut dengan aktivis "karbitan". Matang namun tidak tau proses.

48 komentar:

  1. Sangat bermanfaat kak. Terimakasih

    BalasHapus
  2. Terimah kasih,sangat bermanfaat

    BalasHapus
  3. Bagus, pemikiran yang sangat kritis,

    BalasHapus
  4. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  5. Bagus sekali.
    Smoga bermanfaat kak :)

    BalasHapus
  6. Dengan adanya pendapat seperti ini mengenai mahasiswa semoga dapat memberikan pencerahan kepada mahasiswa

    BalasHapus
    Balasan
    1. Semoga jangan hanya bangga telah mendapat gelar mahasiswa namun sebenarnya dengan menjadi mahasiswa tugas mereka sebenarnya sangatlah besar dengan tindakan nyata yang saat ini sangat ditunggu oleh masyarakat.

      Hapus
  7. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  8. Semoga tidak menajadi salah satu dari "karbitan"

    BalasHapus
  9. Sangat informatif kak,, nambah pengetahuan

    BalasHapus

Ujian Akhir Semester

  Strategi Pemasaran Beras Merah Organik                                                                                        Perkemba...