HIDROONIK
Hidroponik
adalah penanaman dengan menanfaatkan media air tanpa menggunakan tanah dengan
menekankan pada pemenuhan nutrisi bagi tanaman. Kebutuhan air pada hiroponik
lebih sedikitmdaripada kebutuhan air pada budidaya dengan tanah. Dalam kuliah
tamu kali ini membahas tentang hidroponik yang ciri khasnya menjaga kelembaban
suhu dengan menggunakan ac. Biaya yang dikeluarkan sebanding dengan hasil yang
diperoleh bahkan bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar. Hidroponik yang
di kembangkan oleh pemilik usaha kebun sayurku yang ada di Surabaya ini
membudidayakan sayuran organik dengan menggunakan metode penanaman hidroponik.
Kualitas
sayuran yang di hasilkan sangat baik
untuk kesehatan karena tidak menggunakan pestisida dalam budidayanya sehingga menjadikan
harga sayur hidroponik ini lebih mahal dari pada sayur biasanya. Tidak hanya
dalam budidayanya yang tidak menggunakan pestisida hal lain yang membuat harga
sayuran di kebun sayurku mahal adalah karena cara perawatannya yang memerlukan
perawatan yang intensif. Nah, hal-hal seperti itulah yang perlu disiapkan sejak
awal dalam susbsistem hulu (off farm), pengadaan modal, lahan, saprodi dan
tenaga.
Modal
adalah biaya awal yang dikeluarkan sebelum memulai usaha, modal ini didapat dari
uang keluarga (dana peminjaman dari paman), menghindari peminjaman dari bank
karena bunga yang dipatok oleh bank terlalu tinggi untuk bisnis pemula. Lahan
adalah lingkungan fisik dan biotik yang bekaitan dengan daya dukungannya
terhadap kehidupan dan kesejahteraan hidup manusia, lahan yang digunakan adalah
lahan milik sendiri yang dikategorikan belum masuk dalam biaya.
Saprodi adalah sarana produksi dalam
menjalankan kegiatan pertanian, saprodi yang digunakan adalah pipa, ac dll.
Dimana hidroponik ini menggunakan ac agar mudah mengontrol dan menjaga suhu dan
kelembaban udara agar sayur tumbuh dengan optimal. Tenaga kerja adalah pelaku
dalam kegiatan pertanian, tenaga kerja ini menggunakan tenaga kerja manusia
dengan anggotanya keluarga sendiri. Pada subsistem budidaya (on farm) adalah
dimana kegiatan inti dari budidaya hidroponik. Seperti pembibitan, pengairan,
penjagaan kelembaban udara, pencahayaan sinar matahari, pembersihan gulma,dan
pemberian nutrisi (pupuk).
Menggunakan
model tidak bertingkat (model sejajar) agar tumbuhan dapat berkembang secara
optimal. Biasanya model bertingkat digunakan pda tanaman yang tidak membutuhkan
banyak ruang tumbuh kesamping seperti, kangkun, seledri, daun bawang dan
lainnya. Jika kita salah dalam menentukan model penanaman hidropik akan sangat berpengaruh dengan hasil panen yang di
dapat.
Pada
susbsistem hilir pengolahan, hasil komoditas primer tidak diolah hanya dikemas
dengan baik agar saat ada pemesanan tidak merugikan konsumen Karena harga yang
dipatok tinggi sesuai dengan kualitas dan kuantitas. Pada susbsistem hilir
pemasaran, hasil komoditas dipasarkan lewat web dan plakat. Mengapa menggunakan
web? Karena web sampai kapanpun ratingnya tinggi dan pasti digunakan oleh
seluruh masyarakat. Kalau medsos seperti line, instagram seiring perkembangan
waktu akan tergantikan. Target pasarnya adalah rumah makan besar yang
mengutamakan kualitas dan melayani pemesanan pemasokan dadakan. Pada manajemen
resiko, untuk menjaga agar resiko lebih sedikit dengan cara mengoptimalkan budidaya dari kebun sayurku
ini. Hidroponik ini tidak hanya sebagai produksi tanaman hortikultura tapi juga
sebagai agrowisata para mahasiswa yang ingin belajar hidroponik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar