Senin, 16 September 2019

BAB 3 Kenali Usahaku


Siapa Konsumen Produkku ?

Seorang pengusaha tidak akan mungkin bisa menjual semua barang atau jasa yang dibutuhkan oleh konsumen, karena kebutuhan konsumen berbeda-beda. Jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, lokasi dan tempat tinggal bisa menyebabkan perbedaan kebutuhan tersebut.
Dikarenakan begitu banyak pilihan produk barang atau jasa yang ditawarkan, maka seorang penjual harus memilih calon konsumen yang akan dipenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, penting bagi pengusaha untuk memahami kriteria calon konsumen. Kriteria tersebut meliputi jenis kelamin, usia, tingkat pendapatan, tempat tinggal, dan lainnya.
Tabel dibawah ini akan membantu kelompok kami untuk menentukan konsumen mana yang akan dipilih :
Kriteria
Kelompok
Yang dipilih
Alasan memilih kelompok tersebut
Jenis
  1. Laki – laki
  2. perempuan
Laki-laki dan perempuan
Karena produk yang saya jual tidak memandang laki-laki dan perempuan
usia
  1. Bayi – balita
  2. Remaja
  3. Dewasa
d.    Manula
Remaja dan dewasa
Karena di area yang mau kita promosikan di dominasi oleh remaja dan dewasa
Tingkat pendapatan
  1. Atas
  2. Menengah
  3. Bawah
Semua tingkat
Karena produk yang saya jual cocok buat semua kalangan
Tempat tinggal
  1. Perkotaan
  2. Pedesaan
Perkotaan dan pedesaan
Karena kami akan memasarkan produk secara luas
Kriteria lainnya




Pengusaha diperbolehkan memilih lebih dari satu kelompok konsumen jika mereka mempunyai kebutuhan yang sama. Pengusaha juga diperbolehkan menulis kriteria lain yang dianggap perlu untuk diketahui. Setelah target calon konsumen telah diketahui, maka langkah selanjutnya adalah membuat slogan. Slogan adalah salah satu cara untuk membuat target calon konsumen ingat dengan barang atau jasa yang dijual pengusaha. Slogan juga akan membedakan barang atau jasa yang dijual seorang pengusaha dengan pengusaha lain. Slogan harus singkat, mudah diingat, mudah diucapkan, dan ada hubungannya dengan keunggulan barang atau jasa yang dijual.

“Sate Tahu Rambutan, Murah, Kekinian, dan Mengenyangkan”


Keunggulan Bersaing
Dalam menjalankan usaha, seorang pengusaha pasti akan menghadapi persaingan. Beberapa pesaing sudah diidentifikasi kelebihan dan kekurangannya. Ada beberapa cara untuk menghadapi, bertahan, dan unggul dalam persaingan tersebut. Salah satunya adalah dengan memiliki keunggulan bersaing. Suatu usaha dikatakan memiliki keunggulan bersaing jika usaha tersebut mempunyai sesuatu yang berbeda dari yang dimiliki oleh pesaing dan melakukan sesuatu lebih baik dari pesaing. Ada dua cara untuk menciptakan keunggulan bersaing, yaitu:
1.    Biaya Produksi yang Lebuh Murah
Biaya produksi yang lebih murah dapat dilakukan melalui beberapa hal. Misalnya dengan menciptakan proses produksi yang mudah, mencari supplier (pemasok) bahan baku yang murah namun tetap sesuai dengan standard, membeli bahan baku dalam jumlah yang banyak (grosir), sehingga bisa mendapatkan harga yang lebih murah dari pada harga eceran. Dengan demikian, pengusaha dapat menjual produk dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pesaing, namun tetap memiliki kualitas produksi yang sama bahkan bias lebih baik. Selain itu, dengan biaya produksi yang murah, pengusaha juga bisa mendapatkan keuntungan yang lebih besar.
2.    Menciptakan perbedaan dengan produk pesaing
Untuk mendapatkan tempat di hati konsumen, produk yang dijual haruslah berbeda dengan produk sejenis lainnya. Perbedaan disini bukan hanya sekedar berbeda penampilan atau rasa, namun perbedaan yang benar-benar dibutuhkan dan memberi manfaat lebih bagi konsumen dan pelanggan. Menciptakan perbedaan unik yang belum dimiliki oleh pesaing, yang membuat konsumen senang dan ingat dengan produk kita dan ingin terus melakukan pembelian.

Minggu, 15 September 2019

BAB 5 Pemasaran


Mau dipasarkan kemana nih...
A.   Mengembangkan Strategi Pemasaran Yang Efektif
Untuk dapat menjual barang/jasa kepada konsumen diperlukan suatu kegiatan pemasaran agar konsumen mengetahui produk/jasa yang kita jual berikut keunggulannya. Agar dapat menjual barang/jasa dengan baik, diperlukan suatu strategi pemasaran yang efektif. Hal ini bertujuan agar pemasaran yang kita lakukan benar-benar dapat menginformasikan produk yang kita jual dan dipahami dengan jelas oleh target konsumen kita.
·         Strategi: Cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk mencapai apa yang diinginkan (tujuan).
·         Pemasaran: kegiatan-kegiatan yang terdiri dari menentukan harga jual, menetapkan
pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.
·         Strategi pemasaran: cara-cara yang dilakukan dengan kemampuan yang dimiliki untuk menentukan harga jual, menetapkan pangsa atau segmen konsumen, memilih jalur penjualan, mempromosikan produk ditujukan terhadap segmen konsumen yang dipilih.

B.     Manfaat Strategi Pemasaran
·         Merencanakan produk dan membuat produk yang benar-benar dibutuhkan oleh konsumen.
·         Menentukan harga jual yang tepat.
·         Mempromosikan produk dengan cara dan saluran media yang tepat.
Strategi pemasaran yang lazim digunakan adalah bauran pemasaran 4P (Marketing Mix). Bauran pemasaran adalah kombinasi dari 4 kegiatan (4P) yang merupakan inti dari sistem pemasaran.
·         Product (produk) adalah sesuatu yang ditawarkan ke calon konsumen, baik berupa
barang maupun jasa.
·         Price (harga) adalah sejumlah uang yang harus dikeluarkan oleh calon konsumen
untuk memiliki / menikmati barang atau jasa yang diinginkan. Hal-hal yang termasuk
price meliputi: daftar harga dan diskon potongan harga.
·         Place (tempat penjualan / jalur distribusi) adalah merupakan lokasi atau tempat
dimana calon konsumen bisa dengan mudah menjangkau atau mendapatkan barang
atau jasa yang diinginkan. Hal-hal yang termasuk place meliputi: lokasi penjualan,
wilayah penjualan, dan alat transportasi.
·         Promotion (promosi) adalah kegiatan-kegiatan atau cara yang dilakukan oleh
pengusaha untuk mengenalkan barang atau jasa yang dijual dan menarik minat calon
konsumen untuk membeli, termasuk media yang digunakan untuk promosi. Hal-hal
yang termasuk promotion meliputi: brosur, poster, iklan di koran, majalah, radio, media
online (facebook dan Instagram), spanduk, dan lain-lain.

Sebelum menerapkan 4P di atas, ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan, yaitu:
·         Solusi Pelanggan (Customer Solution).
·         Biaya Pelanggan (Customer Cost).
·         Kenyamanan (Convenience).
·         Komunikasi (Communication).

C.    Anggaran Pemasaran
Setelah menentukan strategi pemasaran, sekarang saatnya menentukan anggaran
 pemasaran. Hal terpenting yang harus diingat oleh pengusaha adalah membuat anggaran pemasaran yang sesuai dengan barang atau jasa yang akan dijual dan calon konsumen yang dipilih. Anggaran pemasaran hanya mencakup biaya yang timbul dari aktivitas pemasaran saja. Tidak termasuk aktivitas usaha yang lain, seperti produksi.
Anggaran pemasaran dapat bervariasi dari bulan ke bulan, biasanya tergantung pada situasi dan kondisi usaha dan konsumen. Ada beberapa bulan dimana permintaan konsumen terhadap barang atau jasa tertentu cukup banyak, misalnya bulan Juni dan Juli yang mendekati tahun ajaran baru bagi sekolah-sekolah di Indonesia. Bila usaha kita menjual seragam sekolah, maka permintaan konsumen untuk seragam sekolah pada bulan tersebut biasanya lebih banyak daripada bulan-bulan yang lain. Pada bulan tersebut, anggaran pemasaran dimungkinkan untuk ditingkatkan agar permintaan konsumen bisa dipenuhi dengan maksimal.

Ujian Akhir Semester

  Strategi Pemasaran Beras Merah Organik                                                                                        Perkemba...