Harga adalah nilai suatu barang atau jasa yang diukur dengan jumlah uang. Dikeluarkan oleh pembeli untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dan barang atau jasa berikut pelayanannya.
Buku
Dasar-dasar Pemasaran (2002) karya Angipora P Marius, menurut William J
Stanton, harga merupakan jumlah uang yang dibutuhkan untuk memperoleh beberapa
kombinasi sebuah produk dan palayanan yang menyertainya.
Sedangkan
Philip Kotler berpendapat harga sebagai sejumlah nilai atau uang yang
dibebankan atas suatu produk atau jasa untuk jumlah dari nilai yang ditukar
konsumen. Pengertian harga juga bisa diartikan sebagai jumlah uang yang
dibebankan atas suatu barang atau jasa. Harga menjadi salah satu elemen yang
paling fleksibel dari bauran pemasaran. Tidak seperti sifat produk dan komitmen
jalur distribusi.
Konsep Harga
Konsep
harga Dalam buku Manajemen dan Pemasaran Jasa (2005) karya Buchari Alma, dalam
teori ekonomi terdapat value dan utility yang menjadi konsep dalam penetapan
harga.
1.
Utility, suatu atribut yang melekat pada suatu barang, yang
memungkinkan barang tersebut memenuhi kebutuhan, keinginan, dan memuaskan
konsumen.
2.
Nilai (value), suatu
produk untuk ditukar dengan produk lain. Nilai ini dilihat dalam situasi barter
yaitu pertukaran barang dengan barang. Saat ini kegiatan perekonomian sudah
tidak melakukan barter, melainkan menggunakan uang sebagai ukuran yang disebut
harga (price).
Harga
merupakan niali suatu yang dinyatakan dengan uang. Hal ini memberikanarti bahwa
harga merupakan sejumlah uang yang digunakan untuk menilai serta mendapatkan
produk atau jasa yang dibutuhkan konsumen.
Faktor-Faktor Penetapan Harga
Ada beberapa faktor-faktor yang mempengaruhi penetapan
harga. Berdasarkan hukum permintaan dan penawaran, maka suatu permintaan yang
akan meningkat dapat menaikkan harga dan permintaan yang turun bisa menurunkan
harga.
Menurut
Simamorang (2001) ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi penetapan harga
produk antara lain adalah sebagai berikut:
- Starting point, situasi pasar
yang meliputi permintaan dan persaingan.
- Faktor pembatas yang terjadi
pada biaya penempatan harga, bauran pemasaran, harapan, perantara, dan
faktor lingkungan makro.
- Aspek manajerial organisasi
sebagai faktor yang berwenang dalam menetapkan harga dalam perusahaan.
Tujuan Penetapan
Tujuan
penetapan harga Harga tentu sangat pentin g dalam kesepakatan jual-beli dari
produsen ke konsumen. Melalui penetapan harga, terlihat posisi kelayakan produk
dari nilai ekonomisnya. Baca juga: Hari Ini Harga Emas Antam Turun Rp 2.000,
Berikut Rinciannya Terdapat beberapa tujuan dari penetapan harga, yaitu:
1.
Kestabilan harga, dilakukan untuk perusahaan yang kebetulan
memegang kendali atas harga. Usaha pengendalian harga diarahkan terutama untuk
mencegah terjadinya perang harga, khususnya bila menghadapi permintaan yang
sedang menurun.
2.
Mencapai penghasilan atas investasi, biasanya besar
keuntungan dari suatu investasi telah ditetapkan persentasenya dan diperlukan
penetapan harga dari barang yang dihasilkan. Mempertahankan atau meningkatkan
pasar Perusahaan yang sudah mendapatkan sasaran pasar, harus berusaha
mempertahankan atau mengembangkan. Sehingga kebijakan dalam penetapan harga
harus diperhitungkan, jangan sampai merugikan.
3.
Penetapan harga untuk meningkatkan laba, hal ini untuk
menjadi acuan setiap bisnis bisa bertahan. Karena setiap bisnis memerlukan keuntungan.
Metode
Penetapan Harga
Terdapat
empat metode dalam penetapan harga, yaitu:
1.
Berbasis biaya
Faktor ini dipengaruhi aspek penawaran atau biaya. Harga akan
ditentukan berdasarkan biaya produksi dan pemasaran produk yang ditambah dengan
jumlah tertentu sehingga menutup biaya langsung, overhead, dan laba atau rugi.
2.
Berbasis permintaan
Metode yang menekankan pada berbagai faktor untuk memengaruhi selera
dan kesukaan pelanggan berdasarkan kemampuan dan kemauan pelanggan untuk
membeli.
3.
Berbasis laba
Didasarkan pada keseimbangan biaya dan pendapatan. Metode ini memiliki
tiga pendekatan, yaitu:
·
Target profit pricing, penetapan harga berdasarkan target
keuntungan.
·
Target return on sales pricing, harga berdasarkan
penjualan.
·
Target return on investment pricing
4.
Berbasis persaingan
Penetapan harga dilakukan dengan mengikuti apa yang dilakukan pesaing.
Metode ini memiliki tiga pendekatan, yaitu:
·
Sistem penjualan di bawah harga normal pesaing untuk
menarik konsumen.
·
Menyamakan harga agar persaingan tidak terlelau besar.
·
Memberi harga lebih tinggi dari pesaing dengan asumsi bahwa
produk yang ditawarkan memiliki kualitas lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar