Bauran Pemasaran: Bauran pemasaran adalah strategi yang digunakan perusahaan yang berkaitan dengan penentuan harga cara perusahaan menyajikan penawaran produknya. Dalam bauran pemasaran dikenal dengan istilah marketing mix yang merupakan kombinasi dari variabel-variabel inti dari sistem pemasara. Variabel-variabel tersebut meliputi four p’s yakni: strategi produk, strategi harga, strategi penyaluran/distribusi, dan strategi promosi.
Konsep
Lokasi dalam Bauran Pemasaran
Lokasi
adalah tempat yang digunakan seorang produsen dalam menjual produk/jasa
perusahaan. jarak Lokasi akan memengaruhi biaya produksi. Baik lokasi
penjualan, distribusi ke konsumen maupun sebagainya. Dalam menentukan lokasi
terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya adalah:
a. Letak
lokasi dengan pasar meliputi: pelayanan konsumen, distribusi
b. Fasilitas
pengangkutan: prasarana, jalan, dan fasilitas.
c. Masyarakat:
sikap, tingkat keamanan.
Berikut ini adalah beberapa tips
yang dapat dipelajari untuk memperoleh inspirasi bisnis mengenai
cara mendapatkan lahan atau lokasi yang ideal dan tepat untuk menjalankan
usaha :
1. Lokasi usaha yang mudah terlihat
Dengan bertempat pada area yang
mudah terlihat, maka sudah pasti akan banyak memperoleh perhatian dan tentunya
juga memudahkan untuk masa perkenalan dan promosi bisnis anda yang baru saja
mulai dirintis. Selain itu, lokasi yang mudah terlihat juga akan menekan biaya
promosi pada awal pembukaan atau promo promo peluncuran produk baru anda
selanjutnya.
2.
Biaya membangun atau sewa tempat usaha
Bangunan yang notabene adalah
merupakan salah satu jenis investasi yang
menguntungkan, maka tidak ada salahnya jika memang anda bidik
sekalian untuk menanamkan modal dan berinvestasi jangka panjang. Namun apabila
harus menyewa, maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa tempat yang strategis kalkulasi
atau perhitungan yang cermat harus anda lakukan sebelum membuat keputusan
kontrak sewa dengan pemilik lahan. Pertimbangkan apakah keuntungan setiap bulan
akan mampu untuk memenuhi kebutuhan sewa lahan dan operasional usaha
berikutnya.
3.
Akses yang mudah dijangkau
Poin ini adalah mengenai kenyamanan
konsumen ketika akan menuju dimana lokasi usaha anda berada. Meskipun berada
pada tempat atau lokasi ramai dan banyak menarik perhatian orang yang berlalu
lalang, jika lokasi bisnis anda tidak memiliki lahan parkir yang memadai,
seperti misal terlalu rapat dengan jalan, maka konsumenpun terkadang akan
enggan untuk singgah sebab merasa kurang nyaman.
Tipe-Tipe
Distribusi
Distribusi
adalah kegiatan menyalurkan barang atau jasa dari produsen kepada konsumen.
dalam kegiatan distribusi kita mengenal dengan istilah distribusi berganda.
Distribusi berganda adalah penggunaan lebih dari satu saluran yang berbeda
untuk melayani beberapa segmen pelanggan dengan tujuan untuk memperoleh akses
yang optimal.
Ada
2 jenis penggunaan distribusi berganda, yaitu:
1. Saluran
komplementer, yaitu jika masing-masing saluran menjual produk yang tidak saling
berhubungan. Tujuannya adalah untuk mencapai segmen pasar yang tidak dapat
dicapai oleh saluran distribusi perusahaan yang ada sekarang. Ada beberapa
alasan pemilihan strategi ini yaitu:
a. Saluran
distribusi yang telah ada telah mencapai titik jenuh, sehingga produk baru
harus didistribusikan melalui saluran yang berbeda.
b. Pertumbuhan saluran distribusi tradisional
telah terhenti.
c. Perusahaan
yang melayani suatu daerah yang pada satu tempat penduduknya pedat tetapi di
tempat lain penduduknya jarang.
d. Karakteristik
produk dari perusahaan tidak memenuhi syarat untuk disalurkan di suatu saluran,
sehingga distribusinya harus melewati saluran yang lain.
2. Saluran
kompetitif, yaitu apabila produk yang sama dijual melalui dua saluran yang
berbeda tetapi antara yang satu dengan yang lain terjadi persaingan. Tujuan
dari strategi ini adalah untuk meningkatkan penjualan. Strategi ini dilakukan
terutama untuk merespon perubahan lingkungan.
Menurut
Philip kotler dalam bukunya manajemen pemasaran menyatakan bahwa bentuk saluran
distribusi yang dilihat dari banyaknya tahap perantara akan menentukan ukuran
panjangnya saluran pemasaran, diantaranya adalah:
a. Saluran
level nol (saluran pemasaran langsung) terdiri dari perusahaan yang menjual
langsung kepada konsumen akhir. Contoh warung makan
b. Saluran
satu level berisi produsen, perantara, konsumen akhir. Contoh: petani bunga –
Kios Bunga - konsumen
c. Saluran
saluran dua level berisi dua peantara, konsumen akhir. Contoh: perusahaan- agen
Koran- loper Koran- konsumen.
d. Saluran
tiga level berisi tiga peantara seperti produsen, pengepul, pedangan besar,
pedagang pengecer dan konsumen akhir.
Evaluasi
dan Upaya Pengendalian Saluran Distribusi
Merupakan
suatu kegiatan menilai terkait dengan saluran distribusi yang telah dilakuakan
sebelumnya. Terdapat beberapa faktor yang menjadi kriteria dalam mengevaluasi
serta mengendalikan saluran distribusi yakni:
a. Biaya
distribusi
b. Cakupan
pasar memperkirakan perubahan penjualan jika penetrasi baru benar–benar dilakukan.
c. Layanan
pelanggan
d. Komunikasi
dengan pasar dan pengendalian jaringan saluran.
Terdapat
beberapa usaha yang dapat dilakukan untuk mengendalikan saluran pemasaran
yaitu:
1. Vertikal
Marketing Sytem (VMS),
adalah
jaringan yang dikelola secara terpusat dan profesional yang sejak awal didesain
untuk mencapai penghematan dalam operasi dan hasil pemasaran yang maksimal.
Terdapat
3 jenis VMS, yaitu:
a. Corporate
VMS,
yaitu
jaringan yang terbentuk jika para anggota saluran di tingkat distribusi yang
berbeda dimiliki dan dioperasikan oleh satu perusahaan. Misalnya pembangunan.
b. Administrated
VMS
Administrated
VMS adalah
suatu jaringan yang kegiatan–kegiatan
pemasarannya terkoordinasi dalam suatu program yang disusun oleh satu atau
beberapa perusahaan dimana perusahaan yang bersangkutan tidak berstatus
sebagai pemilik keseluruhan
jaringan. Contoh: Kodak, Gillete,
General electric dan P&G.
c. Contractual
VMS
Contractual
VMS adalah
jaringan yang terdiri dari anggota–anggota saluran independent yang
mengintegrasikan program– program
pemasarannya dalam perjanjian (kontrak)untuk mencapai penghematan dan hasil pemasaran
yang lebih baik.
2. Horisontal
Marketing System
merupakan jaringan yang
terbentuk bila beberapa perusahaan perantara yang tidak berkaitan menggabungkan
sumberdaya dan program pemasarannya untuk memanfatkan peluang pasar yang ada,
yang dalam hal ini mereka berada di bawah satu manajemen. Hal ini bisa berupa
modal, sumber daya dan lain sebagainya.
Manajemen
Konflik dalam Saluran Distribusi.
Konflik
bisa terjadi dalam saluran distribusi, maka perlu penanganan khusus dalam hal
ini, Konflik sendiri dikelompokkan 2macam, yaitu: konflik horizontal dan
konflik vertical.
a. Bentuk
konflik horizontal: konflik antara perantara yang menjual barang sejenis maupun
beda. Missal took computer berselisih dengan took computer lainnya atau took
elektro.
b. Konflik
vertikal adalah yang terjadi antara anggota saluran distribusi, missal konflik
antara produsen dan pedagang grosir namun produsen langsung menjual kepada
pengecer.
Untuk
mengelola dan menangani konflik dalam saluran pemasaran
dapat
diterapkan beberapa cara sebagai berikut:
1. Bargaining,
yaitu
salah satu anggota saluran berinisiatif sendiri dalam proses tawar menawar,
dimana ia bersedia mengalah, dengan harapan pihak lain juga melakukan hal yang
sama.
2. Boundary,
yaitu
menangani konflik dengan diplomasi, dimana kedua belah pihak mengirim wakil–wakilnya untuk
berunding memecahkan konflik yang terjadi.
3. Interpenetration,
yaitu
pemecahan konflik dengan interaksi informal yang sering dengan melibatkan pihak
lain untuk membangun apresiasi terhadap pandangan masing-masing.
4. Superorganizational,
yaitu
menggunakan pihak ketiga yang netral untuk menangani konflik.
5. Superordinate goal, yaitu para anggota
saluran yang terlibat konflik menetapkan tujuan bersama.
6. Exchange
of person, yaitu masing–masing pihak yang
berkonflik saling bertukar personil. Tujuannya adalah agar masing–masing pihak memahami
sudut pandang dan situasi yang dihadapi pihak lainnya.
7. Cooptation,
yaitu
menggunakan pemimpin organisasi lain yang ditempatkan di dewan penasehat atau
dewan direktur untuk didengar pendapatnya dalam penyelesaian konflik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar