Jumat, 18 Desember 2020

Bauran Pemasaran 4P

            Bauran pemasaran atau marketing mix adalah salah satu marketing tools terbaik yang pernah ada yang masih relevan hingga saat ini, sehingga masih sering digunakan para pebisnis dan pemasar untuk membuat strategi pemasaran yang powerfull. Marketing mix adalah alat pemasaran yang sangat penting yang mampu membantu bisnis memahami apa yang produk atau service dapat berikan dan bagaimana menyusun aktivitas dan strategi pemasaran produk yang sukses, kombinasi dari empat elemen ini kemudian diterapkan di pemasaran yang dikenal sebagai bauran pemasaran 4P, yaitu Product, Price, Place and Promotion.

Tujuan bauran pemasaran 4p adalah menjadikan 4P sebagai salah satu marketing tools yang akan mampu menjamin dalam membantu para marketer / pemasar dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif seperti yang telah dikembangkan oleh para expert sebelumnya di bidang marketing. Bauran pemasaran 4p sebagai marketing tools harus dipahami sebagai 4 elemen yang menyatu, menjadi satu yang menjalankan tugas masing-masing elemen sebagai satu kesatuan, itulah sebabnya di sebut marketing mix atau bauran pemasaran, jadi untuk mendapatkan hasil yang efektif, tidak bisa elemen-elemen ini berdiri sendiri.

Fitur dan Fungsi Bauran Pemasaran

1.      Mutualy dependent variables (Variabel yang saling bergantung)

Ada empat variabel bauran pemasaran yang berbeda, yang tidak hanya saling bergantung tetapi juga perlu direncanakan dalam kombinasi satu sama lain, artinya dalam menerapkan teori bauran pemasaran ini, harus dilakukan bersama-sama sebagai satu kesatuan, tetapi memiliki esensi sendiri-sendiri. Jadi saat kita menyusun strategi pemasaran atau strategi bauran pemasaran, kita pasti akan mendefinisikan produk dan keterkaitannya dengan pasar yang sesuai, atau segmen yang di sasar, pada saat bersamaan pasti variabel bauran pemasaran harga juga dilibatkan untuk menetapkan strategi harga yang tepat.

2.      To Assist to Attainment Marketing Target

Membantu dalam mencapai target pemasaran, artinya dengan memanfaatkan rangkaian variabel ini, diharapkan suatu bisnis dapat mencapai target pemasaran dengan baik, termasuk di dalamnya adalah sales / penjualan, profits / laba, serta kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dan retensi pelanggan (customer retention). Fungsi bauran pemasaran sebagai marketing tools jelas, untuk membantu program atau strategi pemasaran perusahaan dalam mencapai tujuannya.

3.      Flexible Concept

Konsep marketing mix adalah bersifat fleksibel, mengingat kondisi pemasaran yang unik dan berbagai persyaratan pasar (pelanggan), maka fokus pada salah satu variabel dapat ditingkatkan atau dikurangi. Keempat elemen bauran pemasaran 4p ini akan selalu digunakan secara bersamaan, akan tetapi titik fokus dan tingkat penetrasi dari tiap elemen bauran pemasaran tentu berbeda untuk kasus yang berbeda, artinya untuk tiap tempat / area dan tingkatan lifecycle produk juga akan berbeda beda formulasi elemennya.

4.      Continuous Monitoring

Pengertian marketing mix memiliki fitur pemantauan berkelanjutan adalah, kemampuannya untuk memperhatikan berbagai tren dan persyaratan baik di dalam perusahaan maupun di pasar untuk memastikan bahwa unsur-unsur dalam pemasaran tetap relevan, efektif dan efisien.

5.      The Function of Marketing Manager

Seorang marketing manager haruslah seseorang yang matang, terampil, ulet, tangguh, smart, innovative dan berwawasan luas dengan tugas mengelola dan mengembangkan pasar dengan sekian strategi dan taktik pemasarannya,  tentu membutuhkan marketing tools yang powerfull. Artinya variabel bauran pemasaran 4p ini dapat membantu peranan dan tugas seorang marketing manager dalam menjalankan tugas vital tersebut.

6.      The Customer as a Central Focus

Aspek bauran pemasaran 4p yang cukup penting adalah bahwa pelanggan merupakan titik utama dari kegiatan tersebut (fokus pada pelanggan sebagai titik pusat). Persepsi pelanggan menentukan nilai produk; maka tujuannya adalah untuk mencapai pelanggan yang memiliki kepuasan dan kesetiaan terhadap produk atau jasa perusahaan.

Bauran Pemasaran 4P (Marketing Mix 4P)

1.      Product

Berbicara mengenai produk, produk dapat berupa barang nyata (tangible) atau berupa layanan yang tidak berwujud (intangible / services) yang memenuhi kebutuhan atau permintaan pelanggan dalam segmen target tertentu. Ada siklus hidup produk (product life cycle) yang logis yang semua produk harus ikuti, dengan demikian, sangat penting bagi pemasar untuk memahami serta membuat perencanaan dalam berbagai tahap tersebut. Pemahaman terhadap permasalah yang dialami sebuah produk dan mencarikan solusi sangatlah penting, termasuk didalamnya mempelajari tentang product feature, unique selling proposition, dan semua yang ditawarkan oleh produk tersebut, selain pemahaman tehadap konsumen.

Jadi definisi produk adalah sebagai sesuatu yang mengacu (me-refer) pada barang yang memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen, di mana  produk dapat berupa barang / berwujud (tangible) atau sesuati yang tidak berwujud  seperti layanan, ide atau pengalaman (intangible).

Aktivitas pemasaran yang berhubungan dengan product dapat berupa :

§  Product design (feature, quality)

§  Branding

§  Packaging (inner pack / outer pack) & labeling

§  Services (complementary service, after sales service, service level)

§  Garansi

§  Retur (product return)

§  Dan lain-lain

2.      Price

Harga mengacu pada jumlah nyata (real amount) yang diharapkan end user atau pengguna akhir untuk membayar produk.Harga suatu produk mempengaruhi cara kerja produk di pasar (product performs), di mana hal ini terkait dengan nilai produk yang dirasakan oleh pelanggan (perceived value). Artinya pelanggan / konsumen tidak akan menerima produk dengan label harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai yang dirasakan (perceived value).Dengan demikian, sangat penting untuk memahami bagaimana pelanggan merasakan apa yang Anda jual.

Beberapa faktor seperti model distribusi, biaya rantai nilai (value chain cost), mark-up dan struktur harga produk pesaing juga dapat mempengaruhi kebijakan penetapan harga, jadi dalam penetapan harga produk, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Jadi definisi harga adalah sesuatu mengacu (me-refer) pada jumlah yang harus dibayarkan pelanggan untuk suatu produk. Harga adalah satu-satunya variabel yang memiliki implikasi langsung terhadap pendapatan.

Aktivitas pemasaran yang termasuk dalam harga / price ini adalah :

§  Price tactic and strategy

§  Price structure / price setting

§  Discount (customer)

§  Allowance, rabates (dist. channel)

§  Payment term (credit, cash)

§  Dan lain-lain.

 

3.      Promotion

Rencana promosi terdiri dari serangkaian strategi dan teknik komunikasi pemasaran, di mana hal ini bisa jadi memerlukan sebuah iklan, sales promotion (promosi penjualan), special offers (penawaran khusus),  public relation (hubungan masyarakat) atau yang lainnya. Terlepas dari saluran distibusi (distribution channel) yang digunakan, sebuah promosi harus sesuai dengan produk, harga serta pengguna akhir (end user) atau konsumen yang ditargetkan.

Sedangkan definsi promosi adalah aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan segala sesuatu (product) dengan tujuan target konsumen bisa mengenal, mengerti, memahami kemudian menstimulasi (merangsang) agar tertarik dan membujuk (persuasi) konsumen untuk melakukan sesuatu (CTA).

Aktivitas pemasaran yang masuk dalam promosi ini adalah :

§  Promotional mix (advertising / iklan, PR, direct marketing, sales promotion, trade promotion, consumer promotion, event marketing, market blitz, display dll.).

§  Media promotion strategy (bagaimana menjangkau target audience / how to reach target audiece).

§  Message strategy (what is to be communicate / core of message, how often to communicate / frequency)

 

4.      Place

Bagaimana sebuah produk akan sampai ke pelanggan adalah sebuah proses untuk menentukan tempat yang tepat (distribution channel) kemudian menempatkan produk tersebut sedemikian (avaliability dan visibility) sehingga konsumen yang di targetkan bisa mendapatkannya dengan mudah. Proses penempatan produk ini meliputi bagaimana produk dibawa ke seluruh area dimana pelanggan berada (pasar / area pemasaran / area distribusi dan penjualan), kemudian dilanjutkan proses pemilihan saluran distribusi yang harus sesuai dengan segmen pasar yang di target dan meletakan produk tersebut di tempat (outlets) tersebut.

Definisi place adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan bagaimana konsumen bisa mengakses atau memperoleh produk dengan mudah.

Aktivitas pemasaran yang masuk kategori place / penempatan adalah :

§  Distribution strategy (intensive distribution, selective distribution dan exclusive distribution).

§  Market coverage / area coverage / territory management.

§  Inventory / stock management

§  Transportation, logistic, warehousing

§  Channel management (channel relationship).

§  Dan lain-lain.

 

Bauran pemasaran atau marketing mix adalah salah satu marketing tools terbaik yang pernah ada yang masih relevan hingga saat ini, sehingga masih sering digunakan para pebisnis dan pemasar untuk membuat strategi pemasaran yang powerfull. Marketing mix adalah alat pemasaran yang sangat penting yang mampu membantu bisnis memahami apa yang produk atau service dapat berikan dan bagaimana menyusun aktivitas dan strategi pemasaran produk yang sukses, kombinasi dari empat elemen ini kemudian diterapkan di pemasaran yang dikenal sebagai bauran pemasaran 4P, yaitu Product, Price, Place and Promotion.

Tujuan bauran pemasaran 4p adalah menjadikan 4P sebagai salah satu marketing tools yang akan mampu menjamin dalam membantu para marketer / pemasar dalam menyusun strategi pemasaran yang efektif seperti yang telah dikembangkan oleh para expert sebelumnya di bidang marketing. Bauran pemasaran 4p sebagai marketing tools harus dipahami sebagai 4 elemen yang menyatu, menjadi satu yang menjalankan tugas masing-masing elemen sebagai satu kesatuan, itulah sebabnya di sebut marketing mix atau bauran pemasaran, jadi untuk mendapatkan hasil yang efektif, tidak bisa elemen-elemen ini berdiri sen

Fitur dan Fungsi Bauran Pemasaran

1.      Mutualy dependent variables (Variabel yang saling bergantung)

Ada empat variabel bauran pemasaran yang berbeda, yang tidak hanya saling bergantung tetapi juga perlu direncanakan dalam kombinasi satu sama lain, artinya dalam menerapkan teori bauran pemasaran ini, harus dilakukan bersama-sama sebagai satu kesatuan, tetapi memiliki esensi sendiri-sendiri. Jadi saat kita menyusun strategi pemasaran atau strategi bauran pemasaran, kita pasti akan mendefinisikan produk dan keterkaitannya dengan pasar yang sesuai, atau segmen yang di sasar, pada saat bersamaan pasti variabel bauran pemasaran harga juga dilibatkan untuk menetapkan strategi harga yang tepat.

2.      To Assist to Attainment Marketing Target

Membantu dalam mencapai target pemasaran, artinya dengan memanfaatkan rangkaian variabel ini, diharapkan suatu bisnis dapat mencapai target pemasaran dengan baik, termasuk di dalamnya adalah sales / penjualan, profits / laba, serta kepuasan pelanggan (customer satisfaction) dan retensi pelanggan (customer retention). Fungsi bauran pemasaran sebagai marketing tools jelas, untuk membantu program atau strategi pemasaran perusahaan dalam mencapai tujuannya.

3.      Flexible Concept

Konsep marketing mix adalah bersifat fleksibel, mengingat kondisi pemasaran yang unik dan berbagai persyaratan pasar (pelanggan), maka fokus pada salah satu variabel dapat ditingkatkan atau dikurangi. Keempat elemen bauran pemasaran 4p ini akan selalu digunakan secara bersamaan, akan tetapi titik fokus dan tingkat penetrasi dari tiap elemen bauran pemasaran tentu berbeda untuk kasus yang berbeda, artinya untuk tiap tempat / area dan tingkatan lifecycle produk juga akan berbeda beda formulasi elemennya.

4.      Continuous Monitoring

Pengertian marketing mix memiliki fitur pemantauan berkelanjutan adalah, kemampuannya untuk memperhatikan berbagai tren dan persyaratan baik di dalam perusahaan maupun di pasar untuk memastikan bahwa unsur-unsur dalam pemasaran tetap relevan, efektif dan efisien.

5.      The Function of Marketing Manager

Seorang marketing manager haruslah seseorang yang matang, terampil, ulet, tangguh, smart, innovative dan berwawasan luas dengan tugas mengelola dan mengembangkan pasar dengan sekian strategi dan taktik pemasarannya,  tentu membutuhkan marketing tools yang powerfull. Artinya variabel bauran pemasaran 4p ini dapat membantu peranan dan tugas seorang marketing manager dalam menjalankan tugas vital tersebut.

6.      The Customer as a Central Focus

Aspek bauran pemasaran 4p yang cukup penting adalah bahwa pelanggan merupakan titik utama dari kegiatan tersebut (fokus pada pelanggan sebagai titik pusat). Persepsi pelanggan menentukan nilai produk; maka tujuannya adalah untuk mencapai pelanggan yang memiliki kepuasan dan kesetiaan terhadap produk atau jasa perusahaan.

Bauran Pemasaran 4P (Marketing Mix 4P)

1.      Product

Berbicara mengenai produk, produk dapat berupa barang nyata (tangible) atau berupa layanan yang tidak berwujud (intangible / services) yang memenuhi kebutuhan atau permintaan pelanggan dalam segmen target tertentu. Ada siklus hidup produk (product life cycle) yang logis yang semua produk harus ikuti, dengan demikian, sangat penting bagi pemasar untuk memahami serta membuat perencanaan dalam berbagai tahap tersebut. Pemahaman terhadap permasalah yang dialami sebuah produk dan mencarikan solusi sangatlah penting, termasuk didalamnya mempelajari tentang product feature, unique selling proposition, dan semua yang ditawarkan oleh produk tersebut, selain pemahaman tehadap konsumen.

Jadi definisi produk adalah sebagai sesuatu yang mengacu (me-refer) pada barang yang memenuhi kebutuhan atau keinginan konsumen, di mana  produk dapat berupa barang / berwujud (tangible) atau sesuati yang tidak berwujud  seperti layanan, ide atau pengalaman (intangible).

Aktivitas pemasaran yang berhubungan dengan product dapat berupa :

§  Product design (feature, quality)

§  Branding

§  Packaging (inner pack / outer pack) & labeling

§  Services (complementary service, after sales service, service level)

§  Garansi

§  Retur (product return)

§  Dan lain-lain

2.      Price

Harga mengacu pada jumlah nyata (real amount) yang diharapkan end user atau pengguna akhir untuk membayar produk.Harga suatu produk mempengaruhi cara kerja produk di pasar (product performs), di mana hal ini terkait dengan nilai produk yang dirasakan oleh pelanggan (perceived value). Artinya pelanggan / konsumen tidak akan menerima produk dengan label harga yang lebih tinggi atau lebih rendah dari nilai yang dirasakan (perceived value).Dengan demikian, sangat penting untuk memahami bagaimana pelanggan merasakan apa yang Anda jual.

Beberapa faktor seperti model distribusi, biaya rantai nilai (value chain cost), mark-up dan struktur harga produk pesaing juga dapat mempengaruhi kebijakan penetapan harga, jadi dalam penetapan harga produk, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan. Jadi definisi harga adalah sesuatu mengacu (me-refer) pada jumlah yang harus dibayarkan pelanggan untuk suatu produk. Harga adalah satu-satunya variabel yang memiliki implikasi langsung terhadap pendapatan.

Aktivitas pemasaran yang termasuk dalam harga / price ini adalah :

§  Price tactic and strategy

§  Price structure / price setting

§  Discount (customer)

§  Allowance, rabates (dist. channel)

§  Payment term (credit, cash)

§  Dan lain-lain.

 

3.      Promotion

Rencana promosi terdiri dari serangkaian strategi dan teknik komunikasi pemasaran, di mana hal ini bisa jadi memerlukan sebuah iklan, sales promotion (promosi penjualan), special offers (penawaran khusus),  public relation (hubungan masyarakat) atau yang lainnya. Terlepas dari saluran distibusi (distribution channel) yang digunakan, sebuah promosi harus sesuai dengan produk, harga serta pengguna akhir (end user) atau konsumen yang ditargetkan.

Sedangkan definsi promosi adalah aktivitas pemasaran untuk mengkomunikasikan segala sesuatu (product) dengan tujuan target konsumen bisa mengenal, mengerti, memahami kemudian menstimulasi (merangsang) agar tertarik dan membujuk (persuasi) konsumen untuk melakukan sesuatu (CTA).

Aktivitas pemasaran yang masuk dalam promosi ini adalah :

§  Promotional mix (advertising / iklan, PR, direct marketing, sales promotion, trade promotion, consumer promotion, event marketing, market blitz, display dll.).

§  Media promotion strategy (bagaimana menjangkau target audience / how to reach target audiece).

§  Message strategy (what is to be communicate / core of message, how often to communicate / frequency)

 

4.      Place

Bagaimana sebuah produk akan sampai ke pelanggan adalah sebuah proses untuk menentukan tempat yang tepat (distribution channel) kemudian menempatkan produk tersebut sedemikian (avaliability dan visibility) sehingga konsumen yang di targetkan bisa mendapatkannya dengan mudah. Proses penempatan produk ini meliputi bagaimana produk dibawa ke seluruh area dimana pelanggan berada (pasar / area pemasaran / area distribusi dan penjualan), kemudian dilanjutkan proses pemilihan saluran distribusi yang harus sesuai dengan segmen pasar yang di target dan meletakan produk tersebut di tempat (outlets) tersebut.

Definisi place adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan bagaimana konsumen bisa mengakses atau memperoleh produk dengan mudah.

Aktivitas pemasaran yang masuk kategori place / penempatan adalah :

§  Distribution strategy (intensive distribution, selective distribution dan exclusive distribution).

§  Market coverage / area coverage / territory management.

§  Inventory / stock management

§  Transportation, logistic, warehousing

§  Channel management (channel relationship).

§  Dan lain-lain.

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ujian Akhir Semester

  Strategi Pemasaran Beras Merah Organik                                                                                        Perkemba...